Pekanbaru, BGNNEWS.CO.ID — Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR), para penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS, menggelar kegiatan sosial keagamaan bertajuk “Pesantren 1000 Cahaya Ramadan” di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan spiritual sekaligus pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadan.
Program ini diselenggarakan oleh mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS UIR angkatan ke-6 dan ke-7 yang diketuai oleh Arya Ardiyansyah. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat berbagi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memberikan motivasi dan kebahagiaan kepada anak-anak panti asuhan dalam menjalani ibadah Ramadan.
Sejak awal kegiatan, suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat antara para mahasiswa dengan anak-anak panti asuhan. Berbagai rangkaian kegiatan telah dipersiapkan guna memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi para peserta.
Pengurus Panti Asuhan Putra Muhammadiyah menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial yang dilaksanakan para mahasiswa tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan semangat baru bagi anak-anak panti untuk menjalani aktivitas Ramadan dengan lebih ceria.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa UIR yang telah meluangkan waktu untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di panti ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang,” ujar salah seorang pengurus panti asuhan.
Mentor mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS UIR, Febry Ferdiyanto Purba, S.Pi., turut menyampaikan apresiasi kepada pihak pengurus panti asuhan yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan doa dan harapan kepada para donatur yang telah menyalurkan zakat dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus panti asuhan yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS UIR untuk melaksanakan kegiatan ini. Semoga para donatur yang telah bersedekah dan berzakat melalui BAZNAS senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan hidup, serta rezeki yang luas oleh Allah SWT,” ungkap Febry.
Sementara itu, pembina mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS UIR, Assoc. Prof. Dr. Anton Afrizal Candra, M.Si., juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas dukungan yang terus diberikan kepada mahasiswa penerima beasiswa tersebut.
Menurut Anton, dukungan BAZNAS tidak hanya membantu mahasiswa dalam bidang pendidikan, tetapi juga mendorong mereka untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS yang terus mendukung kegiatan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS UIR. Dukungan ini sangat berarti dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat,” ujar Anton.
Adapun rangkaian kegiatan “Pesantren 1000 Cahaya Ramadan” diisi dengan berbagai aktivitas bernuansa religius dan edukatif. Kegiatan diawali dengan membaca Al-Qur’an bersama antara mahasiswa dan anak-anak panti asuhan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif (games) yang bertujuan menciptakan suasana menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan antara peserta.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian ceramah bertema "Sirah Nabawiyah" oleh Faturrahman. Dalam ceramah tersebut, anak-anak panti diajak mengenal lebih dekat kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW serta mengambil hikmah dari perjuangan dan akhlak beliau sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan anak-anak panti asuhan untuk saling berbagi cerita sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Melalui kegiatan sosial keagamaan ini, mahasiswa UIR, khususnya penerima beasiswa, berharap dapat terus menebarkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak panti asuhan. Program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mengamalkan nilai-nilai keislaman serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. (ndi/bgnnews.co.id)