Aliantan, BGNNEWS.CO.ID – PT PLN (Persero) kembali memperluas akses listrik nasional dengan menyalakan jaringan listrik desa (lisdus) bagi sedikitnya 300 kepala keluarga (KK) di Provinsi Riau yang membentang dari Dusun Dua, Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu hingga Dusun Langgai, Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.
PT PLN (Persero) melalui Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) Ujung Batu resmi melakukan penyalaan (energize) jaringan listrik desa di Dusun Dua, Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, pada Selasa (14/4/2026).
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses energi, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Pembangunan jaringan lisdus tersebut menghubungkan dua kabupaten, yakni Rokan Hulu dan Kampar, serta menjangkau sedikitnya 300 KK yang sebelumnya belum menikmati listrik secara optimal.
Pembangunan jaringan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, dimulai sejak 10 Januari 2026. Proyek ini didanai melalui skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT) APBN 2025 yang disalurkan melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dalam pelaksanaannya, Kementerian ESDM tidak hanya memberikan dukungan pendanaan, tetapi juga melakukan pengawasan hingga tahap pemeriksaan fisik jaringan sebelum dinyatakan siap beroperasi (energize).
Secara teknis, jaringan yang dibangun meliputi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 17 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 11 kms. Selain itu, PLN juga memasang empat unit transformator, terdiri dari dua unit berkapasitas 100 kVA dan dua unit berkapasitas 50 kVA.
Seluruh pekerjaan telah rampung 100 persen sesuai target, dan jaringan listrik kini telah beroperasi penuh untuk melayani masyarakat.
Kegiatan penyalaan dipimpin oleh Team Leader Teknik ULP Ujung Batu, Defiyanto, serta dihadiri jajaran manajemen PLN dari berbagai unit, antara lain ULP Ujung Batu, ULP Pekanbaru, Unit Induk Distribusi (UID) Kepulauan Riau, Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Riau, dan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bangkinang.
Defiyanto menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah untuk menghadirkan listrik yang merata dan berkeadilan.
“Kehadiran listrik di wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang ekonomi baru, serta mendukung aktivitas pendidikan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur kelistrikan agar pasokan listrik tetap andal dan berkelanjutan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur pemerintah desa dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Desa Aliantan Marisal, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Aliantan Zulkani, serta Kepala Desa Koto Tuo Saifudin.
Turut hadir juga Bhabinkamtibmas Desa Aliantan Aipda Eddy S. Tampubolon, tokoh masyarakat Aliantan H. Herman Datuk Panglimo Sultan dan Ishak, serta RT Desa Koto Tua Irwansyah dan Rinso Sihombing.
Tokoh masyarakat Aliantan H. Herman Datuk Panglimo Sultan, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya listrik di wilayah tersebut. Menurutnya, listrik akan membawa dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat.
“Anak-anak kini akan dapat belajar dengan penerangan yang layak, dan aktivitas ekonomi seperti warung UMKM juga akan semakin berkembang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan listrik akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan, termasuk dalam bidang pendidikan, ekonomi, pariwisata, dan produktivitas warga.

Menariknya, pembangunan jaringan lisdus ini juga melintasi kawasan Bukit Suligi (Suligi Hill), sebuah dataran tinggi di ketinggian sekitar 812 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang pernah meraih Juara I Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 untuk kategori wisata dataran tinggi terpopuler.
Dengan tersedianya listrik, akses dan pengembangan potensi pariwisata di kawasan tersebut diperkirakan juga akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera.
Program lisdus Aliantan–Langgai menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah dan PLN dalam menghadirkan keadilan energi. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kehadiran listrik diharapkan menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan potensi-potensi daerah di Indonesia. (rgr/bgnnews.co.id)